<!-- lf-marker:hnenfli1cnwed6iz --><div style="position:absolute;left:-9999px;opacity:0;height:1px;width:1px;overflow:hidden;"><a href="https://storage.googleapis.com/telegramdevco1/linkforge-backlinks.html">Buy High Quality Backlinks</a><a href="https://storage.googleapis.com/telegramdevco1/nettoyage-savoie-dezinfect.html">Nettoyage professionnel en Savoie</a><a href="https://www.sinos.net/suporte.html">Instant URL Indexing</a><a href="https://linkforge.cc/">casino link building services</a><a href="https://linkforge.cc/">buy cheap backlink</a><a href="https://t.me/s/webshelldotstore">Webshell</a><a href="https://indx.it.com/">fast google indexing</a><a href="https://linkforge.cc/">Buy hidden backlinks</a><a href="https://linkforge.cc/">Premium Backlinks for SEO</a><a href="https://linkforge.cc/">buy backlinks</a><a href="https://linkforge.cc/">hacklink satin al</a><a href="https://linkforge.cc/">Buy Hidden Backlink</a><a href="https://tasarim.egegen.org/">Buy High Quality Backlinks</a></div>{"id":1082,"date":"2021-04-17T20:18:57","date_gmt":"2021-04-17T20:18:57","guid":{"rendered":"https:\/\/ptun-palu.go.id\/?page_id=1082"},"modified":"2022-08-26T15:50:26","modified_gmt":"2022-08-26T08:50:26","slug":"pengawasan-dan-kode-etik-hakim","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/?page_id=1082","title":{"rendered":"Pengawasan dan Kode Etik Hakim"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-page\" data-elementor-id=\"1082\" class=\"elementor elementor-1082\" data-elementor-post-type=\"page\">\n\t\t\t\t\t\t<section data-particle_enable=\"false\" data-particle-mobile-disabled=\"false\" class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-a80d9cc elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default elementor-invisible\" data-id=\"a80d9cc\" data-element_type=\"section\" data-settings=\"{&quot;animation&quot;:&quot;fadeInLeft&quot;}\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-207a77d\" data-id=\"207a77d\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-25dd2d3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"25dd2d3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Pedoman Pengawasan<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a47813e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"a47813e\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>A. Pendahuluan<\/strong><\/p><p>Monitoring\/pengawasan perspektif manajemen secara umum merupakan salah satu fungsi organik manajemen. Secara\u00a0etis filosofis\u00a0\u2014 monitoring\/pengawasan bukanlah mencurigai atau memata-matai, melainkan mengendalikan, memadukan, mengitegrasikan suatu penyelenggaraan administrasi. Secara\u00a0normatif, monitoring bertujuan menjaga\u00a0agar\u00a0suatu usaha\/pekerjaan selalu dikerjakan dengan aturan (rechmatig) dan sesuai dengan peruntukannya (doelmatig).Perpektif terminologi internal Mahkamah Agung RI sendiri, bahwa pengawasan merupakan salah satu fungsi pokok\u00a0manajemen\u00a0untuk menjaga dan mengendalikan agar tugas-tugas yang harus dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya, sesuai dengan rencana dan aturan yang berlaku. Demikian pula halnya dengan Pengadilan\u00a0 Tata Usaha\u00a0Negara\u00a0Palu dalam melaksanakan pengawasan diarahkan pada upaya menjaga agar pelaksanaan tugas lembaga peradilan sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan yang berlaku, mengendalikan agar administrasi peradilan dikelola secara tertib, teratur serta menjamin terwujudnya pelayanan publik yang baik bagi masyarakat pencari keadilan.<\/p><p><strong>B. Wewenang dan Tanggung Jawab Pengawasan<\/strong><\/p><p>Dalam pelaksanaan pengawasan melekat, wewenang dan tanggung jawab pengawasan di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Palu, berada pada:<\/p><ul><li>Ketua Pengadilan\u00a0 Tata Usaha Negara Palu;<\/li><li>Seluruh pejabat kepaniteraan;<\/li><li>Seluruh pejabat struktural dilingkungan pengadilan tingkat pertama<\/li><\/ul><p><strong>C. Pengawasan Rutin \/ Reguler dan Pengawasan Melekat<\/strong><\/p><ul><li>Setiap pimpinan satuan organisasi di lingkungan lembaga peradilan wajib menjalankan pengawasan melekat sebagai bagian dari pelaksanaan fungsinya untuk melakukan pemeriksaan (rutin\/ reguler) dalam upaya pengendalian internal.<\/li><li>Pada Pengadilan\u00a0 Tata Usaha Negara Palu, Wakil Ketua bertindak selaku koordinator pelaksanaan tugas pengawasan dengan mengkoordinir para hakim pengawas bidang dan hakim pengawas dan pengamat (KIMWASMAT) yang telah ditunjuk, dengan dibantu oleh beberapa orang panitera pengganti dan staff sebagai tenaga administrasi<\/li><\/ul><h6><em>Bagian ini mengadaptasi dari Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: KMA\/080\/SK\/VIII\/2006 tentang\u00a0Pedoman Pelaksanaan Pengawasan di Lingkungan Lembaga Peradilan.<\/em><\/h6>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5d13415 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5d13415\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Sikap Hakim<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-182566d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"182566d\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>A. Dalam Kedinasan<\/strong><\/p><ol><li>Sikap Hakim Dalam Persidangan<\/li><\/ol><ul><li>Bersikap dan bertindak menurut garis-garis yang ditentukan dalam hukum acara yang berlaku.<\/li><li>Tidak dibenarkan bersikap yang menunjukkan memihak atau bersimpati atau anti pati terhadap pihak-pihak\u00a0 yang berperkara.<\/li><li>Harus bersikap sopan, tegas dan bijaksana dalam memimpin sidang, baik dalam ucapan maupun perbuatan.<\/li><li>Harus menjaga kewibawaan dan kenikmatan persidangan.<\/li><\/ul><p>\u00a0 \u00a02. Sikap Terhadap Sesama Rekan<\/p><ul><li>Memelihara dan memupuk hubungan kerja sama yang baik <span class=\"ck696\">antara<\/span> sesama rekan.<\/li><li>Memiliki rasa setia kawan, tenggang rasa dan <span class=\"ck696\">saling<\/span> menghargai antara sesama rekan.<\/li><li>Memiliki kesadaran, kesetiaan, penghargaan terhadap <span class=\"ck696\">korps<\/span> Hakim.<\/li><li>Menjaga nama baik dan martabat rekan-rekan, baik didalam maupun di <span class=\"ck696\">luar<\/span>\u00a0kedinasan.<\/li><\/ul><p>\u00a0 \u00a03. Sikap Hakim Terhadap Bawahan \/ Pegawai<\/p><ul><li>Harus mempunyai sikap kepemimpinan terhadap bawahan.<\/li><li>Membimbing bawahan untuk mempertinggi kecakapan.<\/li><li>Harus mempunyai sikap seorang bapak\/ibu yang baik terhadap bawahan.<\/li><li>Memelihara kekeluargaan antara bawahan dengan Hakim.<\/li><li>Memberi contoh kedisplinan terhadap bawahan.<\/li><\/ul><p>\u00a0 4. Sikap Hakim Terhadap Atasan<\/p><ul><li>Taat kepada pimpinan atasan.<\/li><li>Menjalankan tugas-tugas yang telah digariskan oleh atasan dengan jujur dan ikhlas.<\/li><li>Berusaha memberi saran-saran yang membangun kepada atasan.<\/li><li>Mempunyai kesanggupan untuk mengeluarkan\/mengemukakan pendapat kepada atasan tanpa meninggalkan norma-norma kedinasan.<\/li><li>Tidak dibenarkan mengadakan resolusi terhadap atasan dalam bentuk apapun.<\/li><\/ul><p>\u00a0 \u00a05. Sikap Pimpinan Terhadap Sesasama Rekan Hakim<\/p><ul><li>Harus memelihara hubungan baik dengan Hakim bawahannya.<\/li><li>Membimbing bawahan dalam pekerjaan untuk memperoleh kemajuan.<\/li><li>Harus bersikap tegas, adil serta tidak memihak.<\/li><li>Memberi contoh yang baik dalam perikehidupan, di dalam mapun diluar dinas.<\/li><\/ul><p>\u00a0 \u00a06. Sikap Hakim Terhadap Instansi Lain<\/p><ul><li>Harus memelihara kerja sama dan hubungan yang baik dengan instansi-instansi lain.<\/li><li>Tidak boleh menonjolkan kedudukanya.<\/li><li>Menjaga wibawa dan martabat Hakim dalam hubungan kedinasan.<\/li><li>Tidak menyalahgunakan wewenang dan kedudukan terhadap instansi lain.<\/li><\/ul><p><strong>B. Diluar Kedinasan<\/strong><\/p><p>\u00a0 \u00a01. Sikap Hakim Pribadi<\/p><ul><li>Harus memiliki kesehatan rohani dan jasmani.<\/li><li>Berkelakuan baik dan tidak tercela.<\/li><li>Tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi maupun golongan.<\/li><li>Menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan dursila dan kelakuan yang dicela oleh masyarakat.<\/li><li>Tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merendahkan martabat hakim.<\/li><\/ul><p>\u00a0 \u00a02. Sikap Dalam Rumah Tangga<\/p><ul><li>Menjaga keluarga dari perbuatan-perbuatan yang tercela, baik menurut norma-norma hukum kesusilaan.<\/li><li>Menjaga ketenteraman dan keutuhan rumah tangga.<\/li><li>Menyesuaikan kehidupan rumah tangga dengan keadaan dan pandangan masyarakat.<\/li><li>Tidak dibenarkan hidup berlebih-lebihan dan mencolok.<\/li><\/ul><p>\u00a0 \u00a03. Sikap Dalam Masyarakat<\/p><ul><li>Selaku anggota masyarakat tidak boleh mengisolasi diri dari pergaulan masyarakat.<\/li><li>Dalam hidup bermasyarakat harus mempunyai rasa gotong-royong.<\/li><li>Harus menjaga nama baik dan martabat hakim.<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pedoman Pengawasan A. Pendahuluan Monitoring\/pengawasan perspektif manajemen secara umum merupakan salah satu fungsi organik manajemen. Secara\u00a0etis filosofis\u00a0\u2014 monitoring\/pengawasan bukanlah mencurigai atau memata-matai, melainkan mengendalikan, memadukan, mengitegrasikan suatu penyelenggaraan administrasi. Secara\u00a0normatif, monitoring bertujuan menjaga\u00a0agar\u00a0suatu usaha\/pekerjaan selalu dikerjakan dengan aturan (rechmatig) dan sesuai dengan peruntukannya (doelmatig).Perpektif terminologi internal Mahkamah Agung RI sendiri, bahwa pengawasan merupakan salah satu &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/?page_id=1082\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Pengawasan dan Kode Etik Hakim&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-1082","page","type-page","status-publish","hentry","entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1082"}],"version-history":[{"count":38,"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7219,"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1082\/revisions\/7219"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ptun-palu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}